Puisi

Suatu Hari Yang Lalu

Matahari terbenam malu
Pada goresan jingga di langit-langit senja
Lalu, mengakhirkan siang penuh suntuk dan kantuk
Sejenak menyamarkan keluh, mendamba gurau
Di balik pintu-pintu berderit, terselip canda
Yang menyibak di antara jendela terbuka
Dan menggema di setiap penjuru ruangan
Seakan tak ingin mengusaikan sebuah waktu
dalam kenangan yang menggenang tenang

Yogyakarta, 30 Agustus 2019
Riska Fitriani

Comments